Cara Mewujudkan Rumah Impian yang Sustainable
Wajar jika setiap orang ingin memiliki rumah impian sustainable sesuai seleranya. Ada yang membayangkan gaya Japandi yang hangat dan rapi. Namun, banyak juga yang memilih minimalis tropis dengan bukaan lebar dan atap yang teduh.
Apa pun referensi pemiliknya, kami sebagai tim studio arsitek selalu menawarkan konsep sustainable yang inspiratif dan tetap selaras dengan keinginan tersebut. Dengan demikian, pemilik tidak perlu melepas gaya favoritnya. Berikut beberapa langkah yang bisa Anda terapkan.
Pilih Material Sustainable untuk Rumah Impian
Langkah pertama adalah memilih material dengan jejak lingkungan rendah dan masa pakai panjang. Bambu tumbuh cepat dan cocok untuk plafon, partisi, atau aksen bergaya Japandi. Penggunaan kayu bersertifikat juga membantu melestarikan hutan karena bersumber dari pengelolaan hutan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.
Untuk minimalis tropis, batu bata ekspos, genteng tanah liat, dan batu alam lokal awet menghadapi panas serta hujan. Bahan lokal memangkas emisi pengangkutan dan memudahkan perawatan karena pasokannya dekat. Kayu bekas bongkaran juga bisa menjadi lantai atau panel dinding yang berkarakter. Roster memungkinkan udara dan cahaya masuk secara alami pada fasad.
(Baca juga: Peran Jasa Arsitek Menjawab Tantangan Rumah Sustainable Kini)

Sesuaikan Furnitur Lama agar Tetap Berguna
Langkah kedua adalah memakai kembali furnitur lama yang masih kokoh. Meja jati atau lemari warisan keluarga sering memiliki bahan padat yang tetap kuat setelah puluhan tahun. Melalui pelapisan ulang, pengecatan, atau pemotongan ukuran, arsitek dan tim desain interior dapat menyelaraskan tampilannya dengan konsep rumah baru.
Misalnya, kursi rotan tua bisa mendapat bantalan linen netral untuk ruang keluarga bergaya Japandi. Lemari besar juga dapat berubah menjadi kabinet built-in melalui furnitur custom yang pas dengan dimensi ruang. Cara ini mengurangi limbah sekaligus emisi dari produksi furnitur baru. Kenangan pemiliknya pun tetap hadir di dalam rumah.
(Baca juga: Renovasi Rumah Lama, Menjaga Karakter dan Menambah Fungsi)
Lengkapi dengan Cahaya, Udara, dan Ruang Hijau
Sustainable tidak berhenti pada bahan bangunan. Ventilasi silang membuat rumah lebih sejuk tanpa AC menyala terus. Cahaya alami dari bukaan yang tepat juga menekan penggunaan lampu pada siang hari. Pada lahan terbatas, taman vertikal atau pohon peneduh membantu menurunkan suhu di sekitar bangunan. Roblock Plan-T dari Studio Lentera, misalnya, merupakan roster hijau modular yang memadukan ventilasi dan media tanam dalam satu elemen dinding.
(Baca juga: Arsitektur Bioklimatik: Desain Rumah Selaras Iklim Tropis)
Diskusikan Rumah Impian Bersama Arsitek
Setiap lahan memiliki karakteristik iklim mikro dan kebutuhan yang berbeda-beda. Oleh karena itu, pemilihan material dan pemanfaatan furnitur sebaiknya didiskusikan sejak awal perencanaan konsep bersama arsitek. Studio Lentera siap membantu menerjemahkan referensi gaya favorit Anda menjadi desain rumah yang nyaman, sustainable, dan inspiratif. Konsultasikan rencana rumah impian sustainable Anda agar setiap keputusan desain sejalan dengan estetika yang diinginkan sekaligus wujud kepedulian terhadap lingkungan.
Baca Artikel Lainnya
Cara Mewujudkan Rumah Impian yang Sustainable
Cara Mewujudkan Rumah Impian yang Sustainable Wajar jika setiap orang...
Read MorePentingnya Konsultasi Arsitek Sebelum Membangun Rumah
Pentingnya Konsultasi Arsitek Sebelum Membangun Rumah Membangun atau merenovasi rumah...
Read MoreTips Memilih Arsitek Surabaya yang Tepat Sebelum Bangun
Tips memilih Arsitek Surabaya yang Tepat Sebelum Bangun Mencari arsitek...
Read MoreCara Memilih Gaya Rumah yang Sesuai dengan Kepribadian Anda
Cara Memilih Gaya Rumah yang Sesuai dengan Kepribadian Anda Banyak...
Read More